<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>UP FMA CAMPURDARAT</title>
	<atom:link href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com</link>
	<description>Pemberdayaan Petani Melalui Tegnology Informasi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 12:36:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='upfmacampurdarat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/1ddea56bcc805ea999ff5f98b42c1440?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>UP FMA CAMPURDARAT</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/osd.xml" title="UP FMA CAMPURDARAT" />
	<atom:link rel='hub' href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Materi  Pelatihan : BUDIDAYA  JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus)</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 13:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=858</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia merupakan negara agraris dengan kekayaan alam yang begitu besar terutama tanaman pertanian yang sangat beragam. Kondisi ini selayaknya membuka mata kita betapa besarnya peluang usaha yang dapat kita upayakan di bidang ini. Didorong pula dengan adanya krisis global saat ini, bidang pertanian memberikan peluang yang sangat baik untuk menghasilkan wirausahawan – wirausahawan baru yang &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=858&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/jamur-7/' title='jamur 7'><img data-attachment-id='859' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur-7.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="jamur 7" title="jamur 7" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/jamur2/' title='jamur2'><img data-attachment-id='860' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur2.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="jamur2" title="jamur2" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/jamur9/' title='jamur9'><img data-attachment-id='861' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur9.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="jamur9" title="jamur9" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/jamur10/' title='jamur10'><img data-attachment-id='862' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur10.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="jamur10" title="jamur10" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/jamur-12/' title='jamur 12'><img data-attachment-id='864' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur-12.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="jamur 12" title="jamur 12" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/jamur15/' title='jamur15'><img data-attachment-id='865' data-orig-size='640,480' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur15.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="jamur15" title="jamur15" /></a>
<br />
Indonesia merupakan negara agraris dengan kekayaan alam yang begitu besar terutama tanaman pertanian yang sangat beragam. Kondisi ini selayaknya membuka mata kita betapa besarnya peluang usaha yang dapat kita upayakan di bidang ini. Didorong pula dengan adanya krisis global saat ini, bidang pertanian memberikan peluang yang sangat baik untuk menghasilkan wirausahawan – wirausahawan baru yang sejatinya dapat menekan angka pengangguran dengan terbukanya lapangan kerja baru. Lebih dari itu cita-cita untuk mewujudkan masyarakat mandiri menjadi hal yang sangat mungkin untuk dicapai.<br />
<span id="more-858"></span><br />
Salah satu usaha pertanian saat ini yang sangat prospektif dan potensial yaitu usaha budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Beberapa pertimbangannya antara lain :<br />
1.	Daya serap pasar sangat tinggi dan semakin meningkat<br />
2.	Bahan baku   mudah diperoleh dan murah<br />
3.	Kebutuhan skill tidak begitu<br />
4.	Belum banyaknya petani jamur tiram<br />
5.	Tidak memerlukan lahan yang luas<br />
6.	Jamur tiram merupakan pangan alternatif yang lezat, sehat dan bergizi tinggi.</p>
<p>SEKILAS  TENTANG  JAMUR  TIRAM</p>
<p>Jamur tiram dikenal pula dengan nama populer Oyster Mushroom dan nama ilmiah Pleurotus ostreatus. Tangkai tudungnya menyerupai cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung dan berwarna putih hingga krem. Tubuh buah memiliki batang yang berada di pinggir (bahasa Latin: pleurotus) dan bentuknya seperti tiram (ostreatus), sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial Pleurotus ostreatus. Ukuran dan warna tudungnya pun bervariasi, tergantung dari jenisnya. Jamur tiram termasuk organisme yang bersifat saprofit yaitu  hidup pada bahan organik yang sudah mati seperti  kayu lapuk. Jamur tiram yang tumbuh di daerah dingin biasanya tudungnya lebih tebal dibandingkan dengan yang tumbuh di suhu yang lebih panas. Spora jamur tiram berbentuk elips dengan ukuran 9 x 4,5 µm (µm = 0.001 mm).<br />
Kandungan Nutrisi Jamur Tiram</p>
<p>Jamur tiram  merupakan salah satu jenis  jamur kayu yang memiliki kandungan nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, fosfor, besi, thiamin, dan riboflavin yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jamur kayu lainnya sehingga sangat baik untuk dikonsumsi manusia. 72% lemak dalam jamur tiram merupakan asam lemak tidak jenuh, sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya. 28% asam lemak jenuh serta adanya semacam polisakarida kitin di dalam jamur tiram diduga menimbulkan rasa enak. Jamur tiram  mengandung 9 macam asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh manusia yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin dan fenil alanin.<br />
Bila dibandingkan dengan daging ayam yang kandungan proteinnya 18,2 gram, lemak 25 gram namun karbohidrat 0,0 gram       maka kandungan gizi jamur masih lebih lengkap. Selain itu Jamur tiram memiliki kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan dengan bahan makanan lain seperti jamur merang, jamur kuping, daging sapi, bayam, kentang, kubis, seledri, buncis dll. Jamur tiram memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang tinggi tetapi rendah lemak.</p>
<p>Free Download <a href="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/budidaya-jamur-tiram1.pdf" title="Budidaya Jamur Tiram">Materi Budidaya Jamur Tiram</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/858/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=858&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/12/20/pengantar-budidaya-jamur-tiram-putih-pleurotus-ostreatus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur-7.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">jamur 7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">jamur2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur9.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">jamur9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur10.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">jamur10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur-12.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">jamur 12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/12/jamur15.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">jamur15</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Internet UP FMA Desa Campurdarat Kabupaten Tulungagung seri 1 Tahun Anggran 2010</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-up-fma-desa-campurdarat-kabupaten-tulungagung-seri1-tahun-anggran-2010/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-up-fma-desa-campurdarat-kabupaten-tulungagung-seri1-tahun-anggran-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 18:07:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=769</guid>
		<description><![CDATA[Submitted by upfmacampurdara&#8230; on Fri, 25/11/2011 &#8211; 17:27 PELATIHAN INTERNET UNTUK PETANI DI UP FMA DESA CAMPURDARAT,TULUNGAGUNG Bertempat di BPP Kecamatan Campurdarat,Tulungagung pada tanggal 21 Juli 2010, dilaksanakanan Pelatihan Internet untuk petani, session pertama kegiatan ini dilaksanakan dari pagi jam 08.00 WIB sampai dengan Pukul 14.30 WIB. Materi dipertemuan klasikal Session pertama ini mengajarkan pada &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-up-fma-desa-campurdarat-kabupaten-tulungagung-seri1-tahun-anggran-2010/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=769&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Submitted by upfmacampurdara&#8230; on Fri, 25/11/2011 &#8211; 17:27<br />
PELATIHAN INTERNET UNTUK PETANI DI UP FMA DESA CAMPURDARAT,TULUNGAGUNG</p>
<p>             Bertempat di BPP Kecamatan Campurdarat,Tulungagung pada tanggal 21 Juli 2010, dilaksanakanan Pelatihan Internet untuk petani, session pertama kegiatan ini dilaksanakan dari pagi jam 08.00 WIB sampai dengan Pukul 14.30 WIB.<br />
<span id="more-769"></span><br />
Materi dipertemuan klasikal Session pertama ini mengajarkan pada para petani tentang:</p>
<p>1.Browsing di Internet.</p>
<p>2.Membuat Email</p>
<p>3.Membuat log-in register diforum-forum pertanian.</p>
<p>4.Download e-book .</p>
<p>         Pada materi browsing diinternet para petani sangat tertarik dan antusias untuk mencari-cari informasi yang mereka perlukan, dengan semangat mereka mencari Informasi tentang pertanian dan peternakan, baik terkait dengan komoditas yang mereka tekuni sekarang ataupun komoditas yang mereka ingin terjuni.</p>
<p>         Pada materi pembuatan email ,para petani diajari untuk mempergunakan email gratisan, seperti di Yahoo.com atau gmail.com.Mereka juga diberi pengetahuan yang cukup tentang bagaimana memanfaatkan email itu sebagai media komunikasi antar petani atau antar pengunjung disuatu forum.</p>
<p>         Pada materi ke tiga para petani diberi materi tambahan untuk mendaftarkan diri dengan emailnya masing-masing untuk bergabung dalam forum-forum pertanian.Dimana dengan berkumpul atau bergabung menjadi salah satu anggota forum tertentu tentunya akan menambah relasi dan juga dapat bertukar informasi dengan rekan-rekan petani diseluruh Indonesia atau bahkan diseluruh dunia .</p>
<p>         Sebagai sessi penutup dari kegiatan ini diberikan materi untuk mendownload ebook, yakni materi yang berisikan buku elektrik atau file-files tertentu yang dapat dicetak, sehingga dengan memanfaat kan ebook ini mereka dapat mempelajari lebih jauh tentang komoditas-komoditas yang mereka ingin tekuni.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/769/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=769&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-up-fma-desa-campurdarat-kabupaten-tulungagung-seri1-tahun-anggran-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PELATIHAN INTERNET SERI -2  Tahun Anggran 2010</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-seri-2/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-seri-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 18:02:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan Internet UP FMA Desa Campurdarat Kabupaten Tulungagung ( Part2 ) Submitted by upfmacampurdara&#8230; on Fri, 25/11/2011 &#8211; 18:25 BELAJAR MEMBUAT BLOGS- SITUS SEDERHANA DENGAN WORDPRESS&#8230;&#8230;&#8230;. 11 Manfaat Blog: Dari Media Aktualisasi Hingga Mendapatkan Penghasilan Di zaman informasi dan teknologi ini, memiliki blog adalah hal biasa dan wajib adanya. Anda wajib memiliki blog karena banyak &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-seri-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=763&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelatihan Internet UP FMA Desa Campurdarat Kabupaten Tulungagung ( Part2 )<br />
Submitted by upfmacampurdara&#8230; on Fri, 25/11/2011 &#8211; 18:25</p>
<p>BELAJAR MEMBUAT BLOGS- SITUS SEDERHANA DENGAN WORDPRESS&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>11 Manfaat Blog: Dari Media Aktualisasi Hingga Mendapatkan Penghasilan</p>
<p>Di zaman informasi dan teknologi ini, memiliki blog adalah hal biasa dan wajib adanya. Anda wajib memiliki blog karena banyak manfaat blog yang bisa anda raih. Dengan pengelolaan yang baik atas blog yang anda buat, anda akan bisa meraih berbagai manfaat blog tersebut.<br />
<span id="more-763"></span><br />
Ada banyak penyedia jasa blog yang bisa Anda gunakan secara gratis. Anda bisa mendaftarkan diri di Blogger  atau Blogspot, Multiply, WordPress dan jasa penyedia blog lainnya untuk mulai membuat sebuah blog. Anda juga bebas melakukan design terhadap blog yang anda miliki.<br />
Langkah berikutnya adalah mengisi blog dengan menulis artikel-artikel yang menarik. Pada awalnya tentu tidak mudah membiasakan diri untuk menulis di blog Anda. Namun secara perlahan-lahan anda akan bisa membuat artikel yang menarik untuk mengisi halaman blog anda.</p>
<p>Berbagai Manfaat Blog</p>
<p>Ada banyak manfaat yang bisa anda peroleh dari blog baik itu anda sadari maupun tidak. Banyak orang yang telah memanfaatkan keterbukaan blog untuk berbagai keperluan. Berikut ini adalah beberapa manfaat blog yang bisa anda petik:</p>
<p>1. Media Aktualisasi Diri</p>
<p>Salah satu kebutuhan manusia adalah to be recognized – untuk di akui kehadirannya, untuk di perhatikan. Untuk menunjukan siapa dirinya. Apa yang dipikirkannya, apa yang menjadi perhatianya, apa yang menarik untuknya, apa yang disenanginya, apa yang dibencinya, apa pemikirannya dan apa yang diinginkannya. Dan blog mampu memfasilitasi hal tersebut, dalam skala jangkauan yang mendunia. Dengan blog (dan dukungan berbagai web app di world wide web) seseorang kini dapat mengaktualisasikan dirinya dalam berbagai media (text, image, graphic, video, audio, slide presentasi, dll) yang bisa diakses oleh ‘semua orang di penjuru dunia yang terhubung ke jaringan internet’.Nah&#8230;Untuk menyebarluaskan kegiatan dan juga  tobe recognizednya &#8230;UPF FMA Campurdarat sudah berusaha bikin blog yang&#8230;.yach&#8230;sederhana tapi menawan lah &#8230;Klik disini </p>
<p>( Semoga aja linknya nggak Putus Karena beberapa kami coba linknya broken terus sich&#8230;pak admin.tolong dichek ya&#8230;.terimakasih ..)</p>
<p>2. Personal Branding</p>
<p>Personal Branding atau self positioning, memposisikan diri anda berdasarkan apa yang dapat anda lakukan, membuat orang teringat akan anda ketika mereka dihadapkan terhadap topik tertentu adalah sesuatu hal yang sangat vital di dunia modern ini. Apa yang anda ingat ketika mendengar “Bapak Blogger Indonesia”? Bayangkan jika seorang potential client berkata “Siapa yang dapat saya hire untuk mengatasi masalah ini” dan yang mereka ingat adalah nama anda? Dengan blog dan strategi yang tepat anda dapat memberitahu semua orang di dunia (yang terhubung ke dalam jaringan internet, tentunya) apa keahlian anda dan mengapa mereka harus mengontak anda ketika mereka teringat akan satu masalah yang harus di selesaikan.</p>
<p>3. Markas Besar Di Dunia Maya</p>
<p>Begitu banyak tempat bersosialisasi di dunia maya dan sulit untuk memberi tahukan semuanya kepada orang sekaligus. Blog bisa anda jadikan markas besar pusat seluruh aktifitas anda di dunia maya: CV, Online portofolio, link, badge atau widget menuju situs-situs social network yang anda eksisi *halahala *: Facebook, Twitter, Plurk, Digg, LintasBerita, LinkedIn, dll.</p>
<p>4. Media Promosi</p>
<p>Blog ditempatkan di jaringan internet. Dengan strategi yang tepat (SEO + SMM + Other Techniques) anda bisa mendatangkan para pengguna internet ke blog anda dan membuatnya membaca apa yang anda promosikan. Yang ini masih dalam taraf percobaan&#8230;dan perbaikan &#8230;untuk di web-blogs kami: UP FMA Campurdarat</p>
<p>5. Mendapatkan Relasi Baru</p>
<p>Sudah menjadi bawaannya bahwa manusia selalu mencari manusia lain yang memiliki ketertarikan sama. Buat blog tentang topik yang anda minati, dan pengunjung yang memiliki topik yang sama dengan anda pun akan mendatangi anda Misalnya saja: minat kita pada pertanian, perkebunan,peternakan dan lain-lain. Mereka bisa mengomentari post di blog anda dan bisa membalasnya. Terjadi conversation disana, dan membuka peluang untuk terjadinya hubungan.</p>
<p>Tips: Buat tulisan yang bermanfaat (lebih baik jika menginspirasi) dan letakkan link facebook profile anda. Orang akan berduyun-duyun meng-add anda di facebook .</p>
<p>6. Mendapatkan Penghasilan</p>
<p>Well, sudah banyak yang tahu kan? ada dua cara mendapatkan penghasilan dari internet:</p>
<p>a. Direct Income – Blog anda memang menjadi ‘sumber uang’ anda. Anda update konten dengan entri berkualitas, perbesar tingkat kunjungan visitor ke blog anda, lakukan monetisasi. Bisa dengan menjual spot banner (tapi sudah tidak terlalu efektif lagi rasanya), Service Pay-Per-Click, Pay-Per-Post, Paid-To-Review, buat review tentang produk yang diafiliasikan, atau mungkin langsung menjual produk di blog anda, dll.  (((( Yang ini Masihh&#8230;jauh sekali jadi nggak perlu diperhatiin  secara serius&#8230;&#8230;&#8230;.karena butuh pengetahuan lebih&#8230;. )))</p>
<p>b. Indirect Income – Blog anda gunakan sebagai media promosi bisnis anda dan diri anda. Visitor datang ke blog anda lalu terkesima dengan diri anda dan portofolio anda, kemudian mereka akan mengontak anda untuk deal bisnis selanjutnya. Lha yang ini yang kita jadikan sebagai impian kami selaku pengurus UP FMA Campurdarat&#8230;.misalnya aja kalau kita punya produk unggulan sapi atau kambing&#8230;.ada reader atau pengunjung kita yang tertarik  dan kemudian order 2 Truck sapi&#8230;.siapa yang untung&#8230;hayooo&#8230;????</p>
<p>7. Stress Release, Emotion Release</p>
<p>Terkadang kita hanya ingin melampiaskan apa yang kita rasakan. Terkadang kejenuhan dan terkadang kebahagiaan. Lebih mengasyikan lagi jika ada yang merespons apa yang kita rasakan kan? Hey, blog memfasilitasi hal tersebut. Tapi selalu ingat aturan emasnya: Jangan berlebihan. Jangan sampai kasus kehilangan pekerjaan dan kejadian tidak diinginkan lainnya terjadi hanya karena anda berlebihan dalam mengekspresikan diri.</p>
<p>8. Media Memberi, Media Sharing</p>
<p>Terkadang kita hanya ingin berbagi apa yang kita ketahui, berbagi kebaikan, berbagi ilmu atau berbagi pengetahuan. Jika yang anda ingin share kepada orang lain bisa di fasilitasi dengan text, graphic, video, audio, presentasi, dll. Blog bisa memfasilitasi hasrat berbagi anda.</p>
<p>9. Jurnal Catatan Kehidupan Anda</p>
<p>Catat semua yang anda rasakan dan publikasikan di blog anda. Suatu hari di kehidupan anda kelak, baca kembali apa yang sudah anda tulis. Kebanyakan orang tertawa ketika membaca apa yang mereka tulis dahulu. Kenangan lama bersemi kembali gitu loch</p>
<p>10. Mendapatkan Feedback Atas Apa Yang Anda Rasakan</p>
<p>Mayoritas blog memiliki fitur komentar di setiap artikelnya. Hal ini memfasilitasi orang untuk memberi respons terhadap apa yang anda tulis. Pendapat orang lain merupakan salah satu hal yang berharga dalam hidup, bukankah begitu?</p>
<p>11. Public Relation Yang Lebih Humanis</p>
<p>Jika anda bertujuan mempromosikan bisnis atau korporasi – corporate blogging, salah satu karakteristik blog adalah personal point of view yang menjadikan blog lebih humanis sehingga pengunjung merasa lebih ‘nyaman.</p>
<p>Materi diatas diberikan pada : Pelatihan Internet Kedua, Belajar Bikin Situs sederhana.</p>
<p>UP FMA Desa Campurdarat &#8230;&#8230;&#8230;.Silahkan searching situs kami dengan alamat :</p>
<p>http://upfmadesacampurdarat.wordpress.com/  atau searching dari</p>
<p>Goegle : UP Fma  Campurdarat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/763/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=763&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-internet-seri-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KEGIATAN  PELATIHAN BETERNAK KAMBING  UP FMA DESA/KEC  CAMPURDARAT  KABUPATEN TULUNGAGUNG Tahun Anggaran 2008</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/kegiatan-pelatihan-beternak-kambing-up-fma-desakec-campurdarat-kabupaten-tulungagung-tahun-anggaran-2008/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/kegiatan-pelatihan-beternak-kambing-up-fma-desakec-campurdarat-kabupaten-tulungagung-tahun-anggaran-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 16:59:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=713</guid>
		<description><![CDATA[A. Rangkaian Kegiatan dari proposal III tentang penggemukan kambing ini terdiri dari kegiatan : 1. Persiapan – persiapan kandang 2. Pemilihan bibit kambing 3. Pengajaran pemberian pakan / pergantian pola pakan kambing. 4. Proses penggemukan kambing dengan pola pakan konsentrat dan hijauan tambahan. 5. Kesimpulan – kesimpulan B. Tujuan dan Target Kegiatan Tujuan yang ingin &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/kegiatan-pelatihan-beternak-kambing-up-fma-desakec-campurdarat-kabupaten-tulungagung-tahun-anggaran-2008/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=713&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A.  	Rangkaian Kegiatan dari proposal III tentang penggemukan kambing ini terdiri dari kegiatan :<br />
1.	Persiapan – persiapan kandang<br />
2.	Pemilihan bibit kambing<br />
3.	Pengajaran pemberian pakan / pergantian pola pakan kambing.<br />
4.	Proses penggemukan kambing dengan pola pakan konsentrat dan hijauan tambahan.<br />
5.	Kesimpulan – kesimpulan<br />
<a href="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/beternak-kambing.jpeg"><img src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/beternak-kambing.jpeg?w=750" alt="" title="BETERNAK KAMBING"   class="alignnone size-full wp-image-714" /></a><br />
B. 	Tujuan dan Target Kegiatan<br />
Tujuan yang ingin dicapai  dalam kegiatan ini adalah agar petani dapat mengenal dan menerapkan pola penggemukan kambing secara mandiri dengan pola pemberian konsentrat buatan sendiri.<br />
Adapun target dari pelatihan ini antara lain :<br />
<span id="more-713"></span><br />
1.	Petani dapat membuat pakan ternak sendiri berupa konsentrat (terangkai dengan kegiatan proposal ke 2).<br />
2.	Petani dapat merubah pola pakan ternak menjadi pola penggemukan dengan konsentrat dan tidak hanya tergantung pada hijauan segar.<br />
3.	Ternak kambing yang dikelola dapat berkembang dengan baik dan secara ekonomis dapat lebih menguntungkan dari pada pengelolaan secara tradisional.<br />
4.	Petani / peternak dapat menanggulangi penyakit-penyakit ternak dengan pola pengobatan yang disarankan oleh tenaga penyuluh peternakan, secara mandiri.<br />
5.	Penguasaan pengetahuan sistem peternakan yang terpadu dengan pertanian organik dan sistem peternakan yang semi modern.</p>
<p>C. 	MONITORING dan EVALUASI<br />
Monitoring sistem penggemukan kambing ini dilaksanakan setiap hari dan mengevaluasi segala perlakuan-perlakuan terhadap ternak tersebut, baik dalam pola pakan ternak, kesehatan ternak dan sanitasi kandang dan lain-lain.<br />
Setiap ada perlakuan-perlakuan yang di simpulkan bahwa perlakuan tersebut tidak terlalu menguntungkan maka akan dilaksanakan pola-pola lain yang lebih baik dan menguntungkan, hal ini terkait dengan evaluasi-evaluasi kita dalam tiap &#8211; tiap dua minggu sekalI</p>
<p>TEKNIS PELAKSANAAN KEGIATAN</p>
<p>1.	Tahap Persiapan Kandang<br />
Kandang yang dipersiapkan dalam kegiatan ini adalah kandang pampang (panggung) bukan beralas tanah dan berbentuk batrey (disekat-sekat kotak-kotak) disesuaikan dengan kebutuhan ternak.<br />
Pola kandang yang kami terapkan adalah sebagai berikut :<br />
No	Jenis dan Usia Ternak	Panjang	Lebar	Tinggi	Ket<br />
1.	Kambing Jantan Dewasa	1 meter	1,5 meter	1,5 meter	1 buah<br />
2.	Kambing Betina Dewasa 	1,25 meter	1,5 meter	1,5 meter	2 buah<br />
3.	Kambing Anakan 	0,8 meter	1,5 meter	1,5 meter	2 buah<br />
4.	Kambing Betina Kering 	0,8 meter 	1,5 meter 	1,5 meter 	1 buah </p>
<p>Dari enam batrey yang disediakan yang terisi hanya 4 kandang dan yang lain juga masih kosong, hal ini kami sesuaikan dengan proposal dan ketersediaan dana UP. FMA Desa Campurdarat.</p>
<p>2.	Tahap Pemilihan bibit ternak kambing<br />
Visi sebagai peternak ada 2 macam pola yang diterapkan yakni : pola peternak penggemukan dan pola peternak Breeding (Bhs. Jawa :Mranakne)<br />
Dalam pola breeding (Bhs Jawa : Mranakne).<br />
Dalam pola penggemukan peternak hanya berorentasi untuk menggemukan ternak tanpa memperhitungkan hasil anakannya. Biasanya mereka hanya memelihara ternak-ternak jantan saja. Karena secara fisik ternak jantan akan lebih cepat besar dan berpotensi lebih besar daripada ternak betina.<br />
Dalam pola Breeding (Bhs Jawa : mranakne) peternak memperhitungkan tentang kebaikan-kebaikan induk jantan dan pula memperhitungkan kebaikan-kebaikan dari induk betina sehingga hasil makannya akan lebih unggul. UP FMA desa Campurdarat menerapkan pola ini, agar dapat diketahui hasil dari penerapan pakan konsentrat yang telah dibuat bersama-sama pada proposal ke 2 tentang pembuatan pakan ternak terhadap usia ternak dan jenis kelamin ternak.<br />
Dalam pembelian bahan belajar kambing telah dibeli 2 ekor jantan dan 2 ekor bentina, dari masing-masing dibedakan 1 jantan dewasa dan anakan serta 1 betina dewasa 2 anakan.<br />
3.  	Tahap Pengajaran pemberian pakan / pergantian pola pakan ternak kambing<br />
Hasil pakan ternak pada proposal ke 2, sangat mudah diaplikasikan pada ternak sapi, akan tetapi untuk ternak kambing dan kelinci perlu penyesuaian pola pakan yakni antara 3 hari sd 2 minggu.<br />
Dalam hal ini UP FMA desa Campurdarat melaksanakan tahapan ini selama kurang lebih 1 bulan, dikarenakan salah satu ternak sangat sulit dirubah pola pakannya.<br />
Perubahan pola pakan ini dilakukan secara bertahap, yakni mengurangi pakan hijauan sedikit demi sedikit, dan akhirnya dirubah penuh dengan pola konsentrat. Untuk kambing-kambing yang telah mengenal pakan bekatul sangat cepat penyesuaiannya, akan tetapi untuk yernak yang hanya bergantung pakan hijauan sebelumnya penyesuaian waktunya cukup lama.</p>
<p>4. 	Tahap Penggemukan kambing dengan pola pakan konsentrat dan hijauan sebagai makanan tambahan.<br />
Pola yang ditarapkan  dalam pemberian pakan ternak ada 2 macam yakni :<br />
1.	Restriction (ditaker : bhs Jawa)<br />
2.	Add Libictum (dilosne : bhs Jawa)<br />
Sedangakan dalam praktek  awal UP FMA mempergunakan add libictum untuk pakan hijauan dan perubahan pada pakan konsentrat diperkenalkan sedikit demi sedikit. Mula-mula konsentrat dikenalkan ½ kg per hari per ekor kemudian ditambahkan pada hari-hari berikutnya. Setelah pada minggu ke tiga seluruh kambing telah terbiasa dengan konsentrat dan dilanjutkan sampai dengan minggu ke empat. Akan tetapi mengingat hasil yang dicapai kurang maksimal (jika hanya dengan konsentrat saja) maka pengurus memutuskan untuk memberikan lagi hijauan sebagai pakan tambahan.<br />
Perhitungan waktu penggemukan ini dimulai pada tanggal 15 Maret 2009, diperkirakan akan terselesaikan pada tanggal 15 Juli 2009 (menggunakan waktu 4 bulan). Kegiatan ini diikuti oleh ± 25 peserta yang dengan aktif mengikuti tahapan-tahapan kegiatan. Tempat pelaksanaan kegiatan ini adalah rumah sdr. Imam Machfudin di dusun kauman desa Campurdarat kecamatan Campurdarat kabupaten Tulungagung.<br />
Sosialisasi dan pelatihan teory dan praktek dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2009 dilanjutkan teory dan praktek yang ke 2 yakni tanggal 11 Mei 2009, yang diikuti oleh seluruh anggota UP FMA, dan anggota – anggota POKTAN sedesa Campurdarat. Pada kesempatan ini teory dan sistem yang digunakan adalah methode “diskusi” mengingat setiap anggota / peserta telah memiliki teory dasar dan pengalaman-pengalaman yang berbeda-beda dalam pengelolaan ternak mereka.<br />
Adapaun materi yang didiskusikan antara lain :<br />
a.	Pemilihan bibit ternak yang unggul<br />
b.	Kesehatan ternak<br />
c.	Sanitasi kandang, dengan bantuan EM4 untuk peternakan sebagai microorganisme pengurai kotoran ternak<br />
d.	Teknik pengawinan  hewan ternak dan ciri-ciri hewan birahi dan hamil<br />
e.	Pengelolaan pakan konsentrat yang membusuk dan sisa pakan dan pembuatan tape jerami</p>
<p>Mengingat metode yang digunakan adalah diskusi kelompok serta berbagai pengalaman, pengurus UP FMA Campurdarat hanya bertindak sebagai moderator diskusi saja. Untuk materi pembuatan tape jerami disampaikan oleh Ibu Dwi Sulistyani, SP, salah satu tenaga penyuluh pertanian dari kantor BPP kecamatan Campurdarat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/713/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=713&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/kegiatan-pelatihan-beternak-kambing-up-fma-desakec-campurdarat-kabupaten-tulungagung-tahun-anggaran-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/beternak-kambing.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">BETERNAK KAMBING</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PELATIHAN BETERNAK SAPI POTONG POLA KHAS CAMPURDARAT UP FMA CAMPURDARAT    TAHUN ANGGARAN 2009</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-beternak-sapi-potong-pola-khas-campurdarat-up-fma-campurdarat-tahun-anggaran-2009/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-beternak-sapi-potong-pola-khas-campurdarat-up-fma-campurdarat-tahun-anggaran-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 16:57:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=710</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal Hari Minggu 21 Maret 2010 , bertempat di halaman Rumah Saudara Suyatno , Penyuluh Swadaya UP FMA Desa Campurdarat Kecamatan , Campurdarat, yakni dengan mendatangkan Tentor : • Bapak Anang Zumar , Rejo Agung Tulungagung . • Ibu DrH. Ernawati , Dokter Hewan untuk Kecamatan Campurdarat . Kegiatan ini diikuti &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-beternak-sapi-potong-pola-khas-campurdarat-up-fma-campurdarat-tahun-anggaran-2009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=710&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/sapi-fma-campurdarat.jpeg"><img src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/sapi-fma-campurdarat.jpeg?w=750" alt="" title="SAPI FMA CAMPURDARAT"   class="alignnone size-full wp-image-711" /></a><br />
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal   Hari Minggu 21 Maret 2010 , bertempat di halaman Rumah Saudara Suyatno , Penyuluh Swadaya UP FMA Desa Campurdarat Kecamatan , Campurdarat, yakni dengan mendatangkan Tentor :<br />
•	Bapak Anang Zumar , Rejo Agung Tulungagung .<br />
•	Ibu DrH. Ernawati , Dokter Hewan untuk  Kecamatan Campurdarat .<br />
<span id="more-710"></span><br />
            Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta dari 5 kelompok tani  yang ada didesa Campurdarat, yakni dari tiap-tiap kelompok tani mengirimkan 5 orang perwakilan kelompoknya untuk mengikuti pelatihan ini .<br />
	Dari ke25 peserta ini  adalah para pelaku peternakan sapi secara tradisional , mereka semuanya memilki pengalaman pelemiharaan sapi lebih dari 5 tahun , dan kebanyakan dari mereka memiliki sapi lebih dari 5 ekor, sehingga dengan adanya matching dari narasumber dan petani sebagai pelaku usuha diharapkan tingkat penyerapan materi dan  pembelajaran akan  lebih maksimal jika dibandingkan dengan orang-orang yang kurang berkompeten dibidang sapi ini ( peserta  yang tidak memiliki pengalaman beternak sapi ) .</p>
<p>Uraian Materi  Pelatihan .<br />
	Pada awalnya materi yang diharapkan dalam  pelatihan ini adalah  penggemukan intensif  Sapi  dengan method Khas Desa Campurdarat , dengan diadakan pelatihan ini diharapkan masyarakat mengetahui dengan baik cara- cara beternak sapi,  dari nteknis pemilihan bibit sapi , pengolahan pakan , kesehatan ternak , sanitasi kandang , dan pemasaran sapi potong . Dalam tahap kegiatan ini para peserta diajarkan bagaimana memilih jenis-jenis sapi yang akan  dipelihara, menyangkut postur sapi, Jenis-jenis sapi , dan cirri-ciri bibit yang bagus.<br />
	Kemudian  selanjutnya peserta diajari bagaimana cara pembuatan pakan ternak yang memiliki kadar gizi seimbang , dari Bahan serat kasarnya, bahan proteinnya, Kandungan Lemak ,  karbohidrat dan vitamin , serta gizi-gizi ternak yang lain . Disini dipraktekakan cara pengolahan pakan ternak dengan method silase sederhana , dan penyusunan konsentrat  pakan sapi , yang dibimbing langsung oleh praktisi bisnis sapi dari Rejo Agung , Tulungagung , Bapak Anang Zumar , selama  lebih kurang 1 jam  untuk materi pengolahan pakan  dan pengolahan ransum konsentrat sapi.<br />
	Untuk selanjutnya Bapak Anang zumar memberikan materi Management  Uasaha Peternakan  Sapi dengan  berdasarkan pola management modern. Dimana Pola peternakan sapi tersebut dapat dikalsifikasikan menjadi beberapa pola  beternak , yakni :<br />
1.	Pola Beternak Breeding ,<br />
Atau dalam bahasa jawa disebut Diperanak ne. Pola ini mengandung maksud bahwasannya pola beternak kita adalah berorientasi untuk mencari peranakan  dari sapi yang kita pelihara . Dimana  dari segi pemilihan bibit sapi adalah menjadi tolok ukur awal dari kesuksesan kita dalam Pola ini.Jika dengan pemilihan Betina sapi yang baik , kemudian kita melaksanakan kawin silang dengan inseminasi buatan atau alami dengan menmperhatikan pejantan yang baik pula , diharapkan dapat member kan keturunan sapi yang baik dan berkwalitas pula. Akan tetapi apabila pemilihan bibit betina dan Jantan kita kurang baik maka , akan menimbulkan kemungkinan besar kita mendapatkan  peranakan yang kurang baik pula . Pola ini sangat cocok diterapkan pada petani ternak yang hanya memilki jumlah sapi sedikit, kurang dari 5 ekor. Dengan asumsi bahwa dengan pola ini keuntungan maksimal akan diraih dan didapat petani , yakni dengan memperoleh peranakan sapi tersebut . Sehingga dalam kurun waktu kurang lebih  9 bulan usia bunting sapi ditambah  9  bulan selanjutnya anakan tersebut telah menjadi  indukan lagi .Jika  anak sapi yang kita dapatkan adalah sapi jantan maka kita harus menukarkannya dengan indukan siap kawin , dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan untuk pembelian  induk, dan pastikan tidak ada pengeluaran ketika menukar Anak sapi jantan dengan indukan .Dengan pola Breeding semacam ini dalam jangka waktu 2 tahun kita telah mendapat kan 2 ekor induk, dan sesuai dengan deret hitung keuntungan ini akan lebih maksimal .<br />
2.	Pola Beternak Riering  ( Sapi Perah ) .<br />
Pola ini dimaksudkan adalah pemeliharan sapi y7ang berorientasi pada pencarian susu dari indukan yang menyusui anaknnya, atau biasanya lazim disebut pemeliharaan sapi perah .Pola ini cocok diteraka dalam jumlah yang sedang yakni antara 5 sampai dengan 15 ekor sapi . Dengan asumsi bahwasannya keuntungan petani akan didapatkan dengan adanya sapi induk yang menyusui anaknya. Faktor penentu dari keberhasilan pola ini adalah juga pada indukan yang  kita pelihara. Pastikan bahwa indukan yang kita pelihara tidak mandul dan dari garis keturunannnya  dapat memproduksi susu yang banyak.Pola ini akan memberikan keuntungan ganda pada peternak, yakni keuntungan peranakan dan keuntungan susu yang dapat diperah setiap hari .Dalam pola ini harus juga memperhatikan  pangsa pasar penjualan susu hasil produksi kita. Jika disekitar kita tidak  terdapat pengepul  atau penampung susu sapi tersebut, sebaiknya kita memelihara sapi dengan pola lain. Biasanya pola ini diterapkan untuk kawasan-kawasan tertentu yang dalam sejarah desanya memilki ketersediaan penampung susu atau pedagang yang siap menampung hasil-hasil susu , atau bisa juga berbentuk Koperasi bersama yang menampung hasil-hasil susu  peternak anggotanya .<br />
Dengan adanya anakan yang dilahirkan oleh sapi tersebut  kita berharap adanya keuntungan ganda dalam pola ini, jika anakan yang kita peroleh berjenis kelamin jantan maka proses selanjutnya adaah menukar sapi jantan tersebut dengan sapi betina setelah usia kira-kira 8-9 bulan , dengan ketentuan kita tidak perlu memberikan biaya tambahan dalam tukar menukar sapi tersebut .Keuntungan beternak sapi dengan pola Ririeng ini sangat besar dan berlanjut tiap harinya, namun jika penanganan pasca panen susu ini tidak segera ditangani dengan baik ada kemungkinan susu hasil produksi kita akan basi .<br />
3.	Pola   Fattening  ( Penggemukan )<br />
Pola ini mengandung maksud dalam pemeliharaan sapi tersebut sang peternak berorientasi untuk membesarkan dan menggemukkan saja sapi-sapinya. Faktor penentu  dari pola ini adalah pemilihan  bakalan yang akan kita gemukkan tersebut. Dengan pemilihan bakalan yang baik diharapkan sapi-sapi yang kita pelihara rtersebut akan cepat besar dan bongsor .<br />
Dalam Pola Fattening aini factor makanan  atau  rangsum ternak sangat-sangat diperhatikan , karena tentunya factor gizi hewan tersebut adalah penentu kecepatan pembesaran yang kita lakukan . Dengan pola Rangsum yang baik dan pola pemberian pakan yang benar akan mendongkrak keuntungan petani.<br />
Pada Pola ini Cocok sekali jika dipelihara sapi dalam jumlah yang besar yakni lebih dari 15 ekor. Jika kurang dari jumlah tersebut maka keuntungan  yang akan didapatkan petani akan sangat sedikit . Pola ini dijalankan dengan prosedur  berkala setiap 4- maksimal 6 bulan sapi-sapi hasil fattening kita harus kita jual . Resiko  dari pola ini adalah sangat besar bila dibandingkan dengan pola-pola yang lainnya . Akan tetapi jika bertepatan dengan  kebutuhan pasar yang besar dan ketepatan waktu pemeliharaan dengan naiknya harga daging sapi global, maka keuntungan kita akan berlimpah ruah . Sedemikian halnya jika pola ini diterapkan  dalam  jumlah sedikit dan pada saat panen hasil kita harga sapi tersebut mengalami penurunan harga maka kitapun juga memilki peluang untuk merugi.<br />
Dalam istilah bisnis ini disebut dengan High Ris High Return , atau dengan pengambilan resiko besar kita akan memiliki peluang juga untuk memperoleh keuntungan yang besar pula. Akan tetapi jika kita tidak memiliki timing yang tepat dalam mencermati tingkat kebutuhan pasar , maka kita harus bersiap pula untuk menjadi bangkrut . </p>
<p>Kesalahan-kesalahan pada Pola Lama atau Pola Tradisional petani kita .<br />
Pada pola peternakan tradisional , kita melihat pola demikian , Petani memelihara sapi ( yang menurut mereka adalah Fatening), mereka memelihara sapi  dalam jumlah sedikit dan membeli  sapi  jantan yang baik , kemudian dipelihara dengan baik dan benar sehingga menjadi besar dalam kurun waktu selama kurang lebih 4- 6 bulan , setelah besar mereka segera menjualnya dan mendapatkan keuntungan , namun dengan jumlah sedikit pula karena jumlah ternak mereka juga sedikit.Setelah itu mereka kembali lagi keawal membeli sapi kecil lagi untuk dijadikan sebagai bakalan fattening mereka, sedangkan hasilnya mereka gunakan untuk keperluan konsumtif lainnya , tidak utnuk pengembangan bisnis ini. Letak kesalahan dari pola management ini adalah selamanya mereka akan berputar-putar pada proses seperti tadi dan tidak akan pernah berkembang, dan selamanya petani ini akan menjadi ( ma’af) Tukang ngarit , dan bukan sebagi bisnisman . Kehidupan beternak sapi dengan pola seperti ini sangat banyak  kita jumpai disekitar kita.Usaha mereka monoton dan tetap seperti itu-itu saja, tanpa ada perkembangan yang signifikan .<br />
Demikian juga dengan pola Breeding , yang sering kita jumpai dimasyarakat kita adalah pemeliharaan beberapa ekor sapi dengan  pola breeding , setelah mereka mendapatkan anakan , dalam usia pethot sapih , mereka langsung menjualnya . Hal ini akan memiliki potensi keuntungan yang sangat sedikit , kenapa ? karena dalam usia pethot sapih ini ternak memilki perkembangan yang sangat cepat  jika dibanding dengan usia setelah itu .</p>
<p>Pengembangan Agrobisnis dengan Pola Hulu sampai dengan Hilir dengan Komoditas sapi<br />
	Jika di desa Campurdarat ketersediaan bahan pakan sangat berlimpah maka kemungkinan untuk pemeliharaan sapi dalam jumlah besarpun akan dapat diatasi kebutuhan pakannya .Penanaman rumput gajah didesa Campurdarat telah melebihi batas kebutuhan ternak sapi didesa ini, bahkan dapat mencover kebutuhan pakan ternak untuk desa-desa yang lain sekitarnya .Dan bertanam rumput gajah adalah rangkaian yang sinergis dengan pengembangan agrobisnis dari hulu kehilir  denga komoditas sapi .<br />
	Pola yang sering diterapkan petani kita adalah penjualan sapi dalam keadaan hidup dan dijual dipasar ternak di Tulungagung , permainan harga dari para pedagang / tengkulak sapi sangat –sangat merugikan petani , hal ini sebenarnya dapat diatasi dengan pengolahan hasil-hasil peternakan kita sendiri, misalnya di jual dalam bentuk daging , atau olahan dari daging , seperti sate, abon sapi , atau dendeng sapi . Dengan adanya pola kesinambungan dalam pemeliharaan  sapi ini diharapkan keuntungan dari petani akan semakin besar dan berlipat ganda.Bahkan dari pola pengolahan kotoran sapi yang diolah menjadi pupuk organic , juga dengan pengolahan air kencing sapi sebagai bahan dasar  pupuk cair akan memberikan keuntungan peternak kita dari sisi-sisi yang lain. </p>
<p>2.22. Pelaksanaan Term 2 Study Banding ke peternakan sapi<br />
	Pada Term yang kedua  Pelatihan ini dilanjutkan dengan Study banding ke peternakan sapi milik bapak Anang Zumar , di rejo agung , dimana selain sebagai praktisi /pengelola bisnis sapi ini beliau juga memiliki usaha  penyediaan pakan sapid an obat-obatannya  , sehingga membuat para peserta kegiatan semakin besar animonya untuk mengetahui lebih jauh tentang beternak sapi ini .<br />
	Pelaksanaan Kegiatan Study banding ini adalah pada hari Sabtu tanggal  26 Maret  2010 ,bertempat di desa Rejoagung, kecamatan Kedungwaru  Kabupaten Tulungagung.Pada peternakan ini beliau melki kurang lebih 200 ekor sai yang dipelihara  dengan berbagai pola. Dari pola Breeding , Pola Fattening dan Pola Riering .<br />
Selain itu  beliau juga merintis import langsung sapi dari Australia, didatangkan dari umur 4 bulanan, dengan  bobot yang sangat kurus , kemudian di Fattening oleh beliau dengan pola pakan konsentrat made in sendiri , dan hasilnya memang sangat menakjubkan .Sapi-sapi ini berkembang dengan cepat dan dengan perawakan yang sangat besar ,karena pada dasarnya sapi ini memang asli dari Australia.<br />
Selain itu sedang dikembangkan  pula peternakan bebek  yang di beripakan dengan makannan sisa makanan sapi . yakni ndari sisa-siasa konsentrat  sapi tersebut .<br />
Dalam acara styudy banding ini  para peserta merasa sangat puas dan sangat terkesan dengan perjalanan di peternakan ini .</p>
<p>2.2.3	Pelaksanaan Term 3 Pembinaan Kelompok peserta Pelatihan<br />
	Pada Bulan  April 2010 dilaksanakan kegiatan pembinaan berkala pada kelompok-kelompok tani yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini . Sedangkan acara ini dimulai dari kelompok tani Tekad Makmur pada tanggal 2 April 2010 , diikuti oleh seluruh pengurus UP FMA , bersama anggota kelompok tani Tekad Makmur  dan penyuluh swadaya dan penyuluh PNS  desa Campurdarat .<br />
	Secara berkala kegiatan kunjungan pembinaan ini dilaksanakan pada tiap-tiap hari minggu  dengan sasaran para peserta kegiatan pelatihan  dan kelompoknya , serta masyarakat sekitar yang ingin mengetahui tentang peternakan sapi ini . Jadwal  kunjungan dan petugas yang  berkunjung  seperti dibawah ini </p>
<p>EVALUASI DAN MONITORING KEGIATAN</p>
<p>3.1		Monitoring  dan Evaluasi Kegiatan pada pengurus  Up FMA<br />
Kegiatan ini dimaksudkan adalah untuk mengevaluasi seluruh kinerja bersama dalam pelaksanaan kegiatan –kegiatan dan tahapannya. Sedangkan dalam hal ini  para pengurus  akan mengungkapkan dan saling  memberikan  kritik dan saran membangun untuk pengurus yang kurang aktif dan sering berhalangan hadir , ataupun pengurus yang  tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya .<br />
Dengan adanya keterbukaan dari pengurus dan saling memberikan kritik saran membangun diharapkan kinerja dari kepengurusan ini akan semakin baik dan dinamis dalam melaksanakan seluruh tahapan kegiatan , serta  memperoleh kepercayaan penuh dari masyarakat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya .<br />
Evaluasi kinerja pengurus ini berlangsung dari awal hingga akhir tahapan ,  di awal perencanaan , pelaksanaan kegiatan Term 1 , TYerm 2 , dan pelaksanaan kegiatan Term 3 .<br />
Dan pada akhir laporan pertanggungjawaban pengurus juga masih sempat dilaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja, mengingat  perkembangan tugas dari UP FMA ini semakin lama akan semakin berat dan komplek dengan  tantangan-tangan yang berbeda, sehingga seangat pengurus akan terpupuk kembali dan lebih giat lagi melaksanakan  kewajibannya . </p>
<p>3.2	Monitoring dan evaluasi  pada para peserta kegiatan<br />
Monitoring  kegiatan dan evaluasi pada para peserta , dimaksudkan adalah , menjaring aspirasi-aspirasi masyarakat ,  dalam rangka menentukan langkah dan gerak kegiatan UP FMA ini selanjutnya . Dengan adanya tindakan partisipatif dan kegiatan evaluasi ini , masyarakat akan  merasa senang dan diberdayakan dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan UP FMA ini . Sehingga mereka sekaligus sebagai subyek / pelaku dari awal hingga akhir tahapan –tahapan kegiatan kita.<br />
Dengan adanya evaluasi ini juga diharapkan akan mampu menyerap aspirasi-aspirasi  masyarakat yang belum dapat kita realisasikan dan pencairian solusi dengan kebutuhan permasalahan tersebut . Selain itu dapat puyla dipetik hasil nilai presensi tingkat kehadiran dan tingkat partisipatif peserta kegiatan dalam mengikuti kegiatan UP FMA ini .<br />
Monitoring  ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat  kepuasan  peserta kegiatan terhadap pelayanan yang diberikan  Pengurus UP FMA , baik dalam layanan kegiatan , layanan informasi dan layanan keterbukaan dalam penggunaan dana Up FMA .<br />
3.3	Monitoring dan evaluasi dampak pelatihan .<br />
Selain Monitoring diatas, pengurus UP FMA juga memonitoring dampak pelatihan ini kepada Masyarakat . Sehingga kita dapat menyimpulkan tingkat keberhasilan dari pelatihan kita tersebut . apakah memiliki dampak yang baik dan signifikan atau sama sekali tidak memiliki dampak bagi peserta.<br />
seluruh kelompok tani yang ada.</p>
<p>Secara umum , pelatihan ini dapat kita nilai berhasil , meskipun  dalam nilai yang tidak terlalu baik , sebagai  indikatornya adalah perubahan mindset dari para peserta dari  pola peternakan tradisional menuju pengelolaan secara management moder. Dari pola  yang tidak terarah dan terencana menjadi pola yang lebih terarah dan memiliki target dan sasaran .<br />
	Penitik beratan dari seluruh rangkaian  kegiatan ini adalah merubah mindset dari para peternak , untuk  memperhitungkan  ketenaga kerjaan mereka, dalam mengelola peternakan tersebut , serta memiliki target yang  jelas dari usaha mereka.Mencoba merubah pola menyayangi hewan yang keterlaluan dan menjadikan mereka sebagai objek bisnis yang sangat manis. Dengan demikian diharapkan pula tingkat kesejahteraan mereka akan terangkat  dan lebih makmur . </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/710/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=710&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/pelatihan-beternak-sapi-potong-pola-khas-campurdarat-up-fma-campurdarat-tahun-anggaran-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/sapi-fma-campurdarat.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">SAPI FMA CAMPURDARAT</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Study Banding Ke BPTP Karangploso Malang Tahun Anggran 2010</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/702/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/702/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 16:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Studi banding UP FMA Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ini dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2010, berjumlah sekitar 30 Peserta Pelatihan mengadakan study banding ke BPTP Karangploso Malang .Rombongan bertolak dari Tulungagung pada pukul 06.00 WIB dan sampai disana kami menjadi peserta yang ke pertama dari jadwal Study banding yang ada di BPTP &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/702/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=702&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Studi banding UP FMA Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ini dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2010, berjumlah sekitar 30 Peserta Pelatihan mengadakan study banding ke BPTP Karangploso Malang  .Rombongan bertolak dari Tulungagung  pada pukul 06.00 WIB dan sampai disana kami menjadi peserta yang ke pertama  dari jadwal Study banding yang ada di BPTP Karangploso Malang .<br />
<a href="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/bptp-malang.jpg"><img src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/bptp-malang.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="BPTP-MALANG" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-703" /></a><br />
Ada beberapa yang  materi baru yang bisa kami pahami dari catatan kecil perjalanan study banding ini antaralain :BPTP MALANG UP FMA CAMPURDARAT.<br />
<span id="more-702"></span><br />
1.      Sapi Dipelihara dengan cara Miniranch, dan pola-pola yang  berlainan satu blok dengan yang lain.</p>
<p>Cara pemeliharaan sapi potong di BPTP Karang Ploso Malang  tersebut memungkinkan untuk peternak melakukan kegiatan lain selain mengurus ternaknya karena metode yang diterapkan adalah pemeliharaan di kandang yang tidak dibersihkan, sehingga kotoran dan urine sapi dapat langsung digunakan sebagai kompos yang dipanen setiap tiga bulan sekali. Menurut hasil penelitian para ahli, didapat bahwa kompos yang dihasilkan dari metode ini lebih baik daripada kompos yang dibuat oleh tangan manusia. Selain itu sapi yang dipelihara akan terhindar dari luka-luka akibat gesekan dengan lantai kandang dan penambahan bobot badan sapi juga akan lebih optimal.</p>
<p>2.      Pengenalan  Beberapa Tegnology Penangan Hasil Pertanian ,</p>
<p>Pengenalan ini merupakan kali pertama kami serombongan mengenal banyak sekali Tegnology hasil pertanian yang mengolah pasca panen kita untuk mendapatkan nilai dari hasil pertanian kita, Misalnya pengolahan Kripik buah, pengolahan jagung menjadi tortilla, tepung kasava, pengolahan tepung kasava menjadi mie kasava  dan sebagainya</p>
<p>3.      Tegnology Tepat Guna Bagi Pengolahan Hasil Pertanian.</p>
<p>Dalam Kesempatan kunjungan kali ini serombongan juga diperkenalkan dengan Tegnology-tegnology tepat guna yang berupa mesin-mesin sederhana pengolah hasil-hasil pertanian, antaralain mesin pengolah kripik buah , mesin tepung kasava, mesin pengolah kompos, mesin dryer , mesin pembuat sale pisang, Mesein three in One pengolah jagung dan lain-lain.</p>
<p>4.      Berkunjung Ke Peternakan dan Blok-Blok lain dari Pengembangan Tegnology</p>
<p>Selain dari beberapa hal diatas ,kami juga berkesempatan unutk berkeliling di peternakan , dan blok-blok pengembangan Tegnology yang ada di BPTP ini. Banyak hal yang kami catat dari perjalanan berkeliling di BPTP karangploso ini, antaralain Pengolahan dan penanngan pasca panen padi dalam sebuah  ruangan terpadu, dari pengeringan sampai dengan pengelupasan padi, ini semua ada pada Ricemilling unit yang ada disana.Juga mesin-mesin sederhana pengolah sampah menjadi kompos lengkap dengan pengayak kompos yang sangat-besar.</p>
<p>Kesan kami tentang BPTP KARANG PLOSO MALANG  ini adalah sangat baik, dan kami merasa bahwa merekalah ahlinya dalam pengelolaan Pengembangan Tegnology Pertanian secara umum dan sangat special dlam pengolahan hasil-hasil pertanian ..Tegnology terapan yang mereka gunakan sangat sederhana dan aplikatif, sehingga memungkinkan untuk ditiru oleh masyarakat.Sedangkan layanan lain yang sempat kami kunjungi antaralain pengembangan biokultul anggrek hias dan pengembangan bio kultur tanaman jati dan sengon.</p>
<p>Rombongan kembali dari BPTP sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan tak lupa pada kesempatan itu kami serombongan diberi oleh-oleh segebok buku ,leaflet,serta jurnal-jurnal kegiatan serta  majalah-majalah terbitan BPTP Malang. Terimakasih  </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/702/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=702&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/702/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/bptp-malang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">BPTP-MALANG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Study Banding Ke Loka &amp; Penelitian Sapi Potong,Grati Pasuruan  Tahun Anggran 2011</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2011 12:43:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kegiatan FMA Campurdarat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Studi banding UP FMA Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ini dilaksanakan pada tanggal 24 November 2011, berjumlah sekitar 34 Peserta Pelatihan mengadakan study banding ke LOLIT SAPO – Loka Dan Penelitian Sapi Potong di Kecamatan Grati kabupaten Pasuruan Jaln Pahlawan No 10 ,Grati Pasuruan . Rombongan bertolak dari Tulungagung pada pukul 06.00 WIB &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=598&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Studi banding UP FMA Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung ini dilaksanakan pada tanggal 24 November 2011, berjumlah sekitar 34 Peserta Pelatihan mengadakan study banding ke LOLIT SAPO – Loka Dan Penelitian Sapi Potong di Kecamatan Grati kabupaten Pasuruan Jaln Pahlawan No 10 ,Grati Pasuruan .<br />
Rombongan bertolak dari Tulungagung  pada pukul 06.00 WIB dan sampai disana kami menjadi peserta yang ke -5 dari jadwal Study banding yang ada di LOLIT SAPO Grati.<br />
Ada beberapa yang  materi baru yang bias kami pahami dari catatan kecil perjalanan study banding ini antaralain :<br />
<a href="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1425.jpg"><img src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1425.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="CIMG1425" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-610" /></a><br />
1.	Sapi Dipelihara dengan cara Miniranch, dan pola-pola yang  berlainan satu blok dengan yang lain.<br />
Cara pemeliharaan sapi potong di Lolit Sapo tersebut memungkinkan untuk peternak melakukan kegiatan lain selain mengurus ternaknya karena metode yang diterapkan adalah pemeliharaan di kandang yang tidak dibersihkan, sehingga kotoran dan urine sapi dapat langsung digunakan sebagai kompos yang dipanen setiap tiga bulan sekali. Menurut hasil penelitian para ahli, didapat bahwa kompos yang dihasilkan dari metode ini lebih baik daripada kompos yang dibuat oleh tangan manusia. Selain itu sapi yang dipelihara akan terhindar dari luka-luka akibat gesekan dengan lantai kandang dan penambahan bobot badan sapi juga akan lebih optimal.<br />
<span id="more-598"></span><br />
2.	Pakan yang diberikan  bukan merupakan hijaun saja akan tetapi dengan berbagai konsentrat penemuan-penemuan LOLIT SAPO Grati sendiri ….<br />
Pakan yang diberikan kepada ternak tersebut juga tidak harus selalu segar, rumput atau daun kacang-kacangan kering pun dapat diberikan, sedangkan konsentrat dapat dibuat dari limbah-limbah hasil panen pertanian yang sudah terpakai lagi, seperti bungkil jagung, ampas kedelai, bungkil sawit dan ampas singkong. Dengan metode ini diharapkan jargon yang selama ini berkembang di masyarakat yaitu : ‘kalau sapi makan anak istri di rumah kelaparan dan kalau anak istri makan, sapi di kandang mati kelaparan’ tidak ada lagi.<br />
3.	Tegnology UMB ( Ure Moloeses Block )<br />
Tegnology ini pada dunia peternakan sering kali disebut dengan  permen ternak, yakni merupakan campuran ure dan mulouses / tetes  yang telah dicampur dengan dedak halus dan diaduk, setelah selesai pengadukan dan pengerikan , baha-bahan campuran tersebut dibpress dengan alat yang dimiliki LOLIT SAPO dan dibentuk kota-kotak keras. Permen ini disebut memiliki khasiat untuk menambah energy ternak.</p>
<p>4.	Super Ovulasi<br />
Meskipun tegnology ini telah lama dikena dengan super Ovulasi, yakni merangsang  induk sapi untuk bertelur lebih dari satu ovarium, tegnology ini bersifat hormonal, sehingga ketika dibuahi maka yang dilahirkan oleh sapi ini lebih dari satu ekor anak. Akan tetapi menurut peleneliti LOLIT SAPO , tegnology ini belum berani meriliskan kepada masyarakat karena masih banyak kekurangan-kekurangan, dan kurang aplikatif untuk petani ternak kita yang sederhana. Demikian juga tentang angka kematian ternak, baik pada indukan atau anakan sapi tersebut.</p>
<p>Kesan kami tentang LOLIT SAPO ini adalah sangat baik, dan kami merasa bahwa merekalah ahlinya dalam pengelolaan ternak sapi.Sedemikian besar sapi yang mereka kembangkan adalah sapi local, dan mengutamakan sapi local putih jenis OPA.Jumlah ternak yang ada di LOLIT SAPO ini ada sekitar 600 ekor, dari sekian banyak block kandang yang kami kunjungi semuanya terawatt dengan baik dan bersih, demikian juga ternak yang ada disana. Kami  selaku UP FMA DEsa CAmpurdarat sangat merekomendasikan kepada teman UP FMA lain yang memiliki produk unggulan sapi untuk segera belajar kesana.<br />

<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1425/' title='CIMG1425'><img data-attachment-id='610' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1425.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1425" title="CIMG1425" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1558/' title='CIMG1558'><img data-attachment-id='651' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1558.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1558" title="CIMG1558" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1424/' title='CIMG1424'><img data-attachment-id='652' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1424.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1424" title="CIMG1424" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1404/' title='CIMG1404'><img data-attachment-id='653' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1404.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1404" title="CIMG1404" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1405/' title='CIMG1405'><img data-attachment-id='654' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1405.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1405" title="CIMG1405" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1406/' title='CIMG1406'><img data-attachment-id='655' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1406.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1406" title="CIMG1406" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1407/' title='CIMG1407'><img data-attachment-id='656' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1407.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1407" title="CIMG1407" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1413/' title='CIMG1413'><img data-attachment-id='657' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1413.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1413" title="CIMG1413" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1424-2/' title='CIMG1424'><img data-attachment-id='658' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg14241.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1424" title="CIMG1424" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1434/' title='CIMG1434'><img data-attachment-id='659' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1434.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1434" title="CIMG1434" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1435/' title='CIMG1435'><img data-attachment-id='660' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1435.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1435" title="CIMG1435" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1436/' title='CIMG1436'><img data-attachment-id='661' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1436.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1436" title="CIMG1436" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1437/' title='CIMG1437'><img data-attachment-id='662' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1437.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1437" title="CIMG1437" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1438/' title='CIMG1438'><img data-attachment-id='663' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1438.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1438" title="CIMG1438" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1439/' title='CIMG1439'><img data-attachment-id='664' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1439.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1439" title="CIMG1439" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1440/' title='CIMG1440'><img data-attachment-id='665' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1440.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1440" title="CIMG1440" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1442/' title='CIMG1442'><img data-attachment-id='666' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1442.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1442" title="CIMG1442" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1445/' title='CIMG1445'><img data-attachment-id='667' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1445.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1445" title="CIMG1445" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1447/' title='CIMG1447'><img data-attachment-id='668' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1447.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1447" title="CIMG1447" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1448/' title='CIMG1448'><img data-attachment-id='669' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1448.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1448" title="CIMG1448" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1449/' title='CIMG1449'><img data-attachment-id='670' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1449.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1449" title="CIMG1449" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1458/' title='CIMG1458'><img data-attachment-id='671' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1458.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1458" title="CIMG1458" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1459/' title='CIMG1459'><img data-attachment-id='672' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1459.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1459" title="CIMG1459" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1460/' title='CIMG1460'><img data-attachment-id='673' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1460.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1460" title="CIMG1460" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1461/' title='CIMG1461'><img data-attachment-id='674' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1461.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1461" title="CIMG1461" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1462/' title='CIMG1462'><img data-attachment-id='675' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1462.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1462" title="CIMG1462" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1463/' title='CIMG1463'><img data-attachment-id='676' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1463.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1463" title="CIMG1463" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1464/' title='CIMG1464'><img data-attachment-id='677' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1464.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1464" title="CIMG1464" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1465/' title='CIMG1465'><img data-attachment-id='678' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1465.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1465" title="CIMG1465" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1466/' title='CIMG1466'><img data-attachment-id='679' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1466.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1466" title="CIMG1466" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1468/' title='CIMG1468'><img data-attachment-id='680' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1468.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1468" title="CIMG1468" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1469/' title='CIMG1469'><img data-attachment-id='681' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1469.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1469" title="CIMG1469" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1471/' title='CIMG1471'><img data-attachment-id='682' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1471.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1471" title="CIMG1471" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1472/' title='CIMG1472'><img data-attachment-id='683' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1472.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1472" title="CIMG1472" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1477/' title='CIMG1477'><img data-attachment-id='684' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1477.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1477" title="CIMG1477" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1478/' title='CIMG1478'><img data-attachment-id='685' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1478.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1478" title="CIMG1478" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1479/' title='CIMG1479'><img data-attachment-id='686' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1479.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1479" title="CIMG1479" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1480/' title='CIMG1480'><img data-attachment-id='687' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1480.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1480" title="CIMG1480" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1483/' title='CIMG1483'><img data-attachment-id='688' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1483.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1483" title="CIMG1483" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1487/' title='CIMG1487'><img data-attachment-id='689' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1487.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1487" title="CIMG1487" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1488/' title='CIMG1488'><img data-attachment-id='690' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1488.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1488" title="CIMG1488" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1489/' title='CIMG1489'><img data-attachment-id='691' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1489.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1489" title="CIMG1489" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1493/' title='CIMG1493'><img data-attachment-id='692' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1493.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1493" title="CIMG1493" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1498/' title='CIMG1498'><img data-attachment-id='693' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1498.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1498" title="CIMG1498" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1499/' title='CIMG1499'><img data-attachment-id='694' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1499.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1499" title="CIMG1499" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1500/' title='CIMG1500'><img data-attachment-id='695' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1500.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1500" title="CIMG1500" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1506/' title='CIMG1506'><img data-attachment-id='696' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1506.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1506" title="CIMG1506" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1511/' title='CIMG1511'><img data-attachment-id='697' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1511.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1511" title="CIMG1511" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1534/' title='CIMG1534'><img data-attachment-id='698' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1534.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1534" title="CIMG1534" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1540/' title='CIMG1540'><img data-attachment-id='699' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1540.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1540" title="CIMG1540" /></a>
<a href='http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/cimg1541/' title='CIMG1541'><img data-attachment-id='700' data-orig-size='3648,2736' data-liked='0'width="150" height="112" src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1541.jpg?w=150&#038;h=112" class="attachment-thumbnail" alt="CIMG1541" title="CIMG1541" /></a>
</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/598/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=598&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/11/25/study-banding-ke-loka-penelitian-sapi-potonggrati-pasuruan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1425.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1425</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1425.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1425</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1558.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1558</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1424.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1424</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1404.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1404</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1405.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1405</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1406.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1406</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1407.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1407</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1413.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1413</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg14241.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1424</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1434.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1434</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1435.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1435</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1436.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1436</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1437.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1437</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1438.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1438</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1439.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1439</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1440.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1440</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1442.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1442</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1445.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1445</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1447.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1447</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1448.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1448</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1449.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1449</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1458.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1458</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1459.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1459</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1460.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1460</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1461.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1461</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1462.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1462</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1463.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1463</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1464.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1464</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1465.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1465</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1466.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1466</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1468.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1468</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1469.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1469</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1471.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1471</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1472.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1472</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1477.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1477</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1478.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1478</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1479.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1479</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1480.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1480</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1483.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1483</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1487.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1487</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1488.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1488</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1489.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1489</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1493.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1493</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1498.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1498</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1499.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1499</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1500.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1500</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1506.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1506</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1511.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1511</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1534.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1534</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1540.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1540</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/11/cimg1541.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">CIMG1541</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membuat Kerupuk Lele</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/membuat-kerupuk-lele-2/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/membuat-kerupuk-lele-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2011 08:07:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengolahan Hasil pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[feati]]></category>
		<category><![CDATA[fma]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertahuan Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tegnology pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[tegnology tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[UP FMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=423</guid>
		<description><![CDATA[Siapa sangka ikan lele bisa jadi kerupuk yang tak kalah lezatnya dengan kerupuk ikan pada umumnya. Selain bahan bakunya murah, cara membuatnya juga ternyata sangatlah mudah. Lele ternyata tidak hanya bisa digoreng dan dimakan dengan sambal saja. Lalu kenapa disebut sebagai kerupuk lele ? Biasanya penamaan kerupuk ini memang mengikuti bahan baku pengisinya seperti kerupuk &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/membuat-kerupuk-lele-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=423&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<div align="justify"><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Siapa sangka ikan lele bisa jadi kerupuk yang tak kalah lezatnya dengan kerupuk ikan pada umumnya. Selain bahan bakunya murah, cara membuatnya juga ternyata sangatlah mudah. Lele ternyata tidak hanya bisa digoreng dan dimakan dengan sambal saja.</font> </div>
<p align="justify"><font color="#c0c0c0"><img src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:cIsM_z7u-de6TM:http://www.banten.go.id/UserFiles/lele.jpg" vspace="5" width="155" align="left" border="0" height="127" hspace="10" /></font><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Lalu kenapa disebut sebagai kerupuk lele ?</font><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> Biasanya penamaan kerupuk ini memang mengikuti bahan baku pengisinya seperti kerupuk yang diberi bahan baku udang maka akan dinamakan kerupuk udang, demikian pula dengan kerupuk lele bahan baku pengisinya adalah lele. Tapi tentunya dengan bahan &#8211; bahan lain sebagai tambahan.<span id="more-423"></span></font></p>
<div align="justify"> </div>
<p align="justify"><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Untuk membuat kerupuk lele anda membutuhkan bahan baku dengan komposisi sebagai berikut : tepung tapioka (9 kg), Daging lele (3,5 kg), air (3,3 liter), garam (300 gram), gula (250 gram), soda kue (10 gram), bahan pengasam secukupnya, bawang putih (250 gram), telur (8 butir), susu kental (30 sendok makan), Natrium Meta Bisulfit (5 gram), Natrium benzoat (5 gram), keju parut (100 gram), dan minyak goreng secukupnya.</font></p>
<div align="justify"> </div>
<p align="justify"><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Peralatan yang diperlukan adalah : timbangan, gelas ukur, panci email, saringan, mixer, blender, pisau dan talenan, kompor brander / kompor bertekanan, pengukus adonan kerupuk, bak plastik, rak kayu, laminating pres untuk menutup kemasan, para &#8211; para, oven atau mesin pengering, pengaduk kayu, dan eetakan kerupuk.<br /> </font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Cara membuat kerupuk lele sebenarnya tidaklah terlalu sulit, bahkan sama dengan pembuatan jenis kerupuk lainnya. Namun, bahan pengisi yang berbeda, menyebabkan perlakuannya pun berbeda, terutama pada saat persiapan awal bahan baku pengisi. Berikut tahapan pembuatan kerupuk lele :<br /> </font></p>
<div align="justify">
<ol>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Mempersiapkan lele sebagai bahan pengisi. Sebagai bahan pengisi daging lele harus dijadikan bubur terlebih dahulu, tentunya setelah dicuci dan isi perutnya dikeluarkan. Daging lele yang dihasilkan kemudian diblender dengan penambahan air (2:1) sehingga menjadi bubur daging lele.</font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Menghilangkan bau amis. Bau amis ini dapat dihilangkan dengan penambahan bahan pengasam. Bubur daging lele ditempatkan pada panic email lalu ditambahkan bahan pengasam sedikit-demi sedikit sambil diaduk terus. Proses ini dilakukan sampai bau amisnya hilang. Apabila bau amisnya masih ada, dapat ditambahkan bahan pengasamnya dan kembali diaduk.</font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Membuat adonan cair. Adonan ini terdiri dari bubur lele, air, telur, garam, gula, soda kue, susu kental, bawang putih, bahan pengawet (asam benzoate), bahan pemutih (sodium meta bisulfit), dan keju. Untuk membuat adonan cair seluruh bahan (kecuali bubur lele) dimasukan ke dalam blender, termasuk telur yang sudah dikocok, bawang putih yang sudah dihaluskan, serta keju yang telah diparut. Seteleh itu kemudian diblender. Bubur lele yang sudah disiapkan sebelumnya dituang sedikit demi sedikit ke dalam wadah berisi adonan cair sambil diaduk hingga merata.</font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Membuat adonan kerupuk. Adonan kerupuk ini merupakan campuran dari adonan cair dengan tepung tapioka dengan cara ditabur sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan tangan (diuleni), hingga menjadi campuran adonan yang cukup kental sehingga dapat dibentuk atau dicetak.</font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Mencetak adonan. Adonan kerupuk lele dapat dicetak dengan cetakan yang telah dipersiapkan atau tanpa cetakan, misalnya dikepang.</font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Mengukus adonan. Pengukusan adonan yang telah dicetak pada prinsipnya sama dengan pengukusan pada umumnya. Adonan kerupuk yang telah dicetak pada ram kawat diletakan pada rak-rak dalam alat pengukus yang telah disiapkan. Pengukusan dilakukan ± 1 jam atau tergantung besar ukuran adonan dan besarnya nyala api.</font><font color="#c0c0c0"><br /></font> <font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Mendinginkan dan mengeraskan adonan. Adonan kerupuk yang baru matang bersifat lentur, bila dipotong bentuknya akan berubah sehingga perlu dikeraskan terlebih dahulu. Proses ini membutuhkan waktu 3 sampai 10 hari atau tergantung ukuran adonan. Caranya, adonan yang sudah matang dijemur selama 2-3 hari, selanjutnya ditempatkan di rak kawat dan diangin-anginkan selama 3 -4 hari lagi hingga adonan keras dan siap untuk dipotong.<br /> </font><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><br /> </font></li>
<li><font color="#c0c0c0" face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Tahapan terakhir adalah memotong adonan, mengeringkan hasil pemotongan adonan, kemudian dijemur lagi (atau bisa dilakukan dengan alat pengering), serta dikemas dalam kemasan yang telah dipersiapkan.</font></li>
</ol>
</div>
<div align="justify">&nbsp;</div>
</td>
</tr>
</tbody>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/423/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=423&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/membuat-kerupuk-lele-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:cIsM_z7u-de6TM:http://www.banten.go.id/UserFiles/lele.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KERIPIK PISANG</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/keripik-pisang/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/keripik-pisang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2011 08:02:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengolahan Hasil pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[feati]]></category>
		<category><![CDATA[fma]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertahuan Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tegnology pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[tegnology tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[UP FMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[1. PENDAHULUANKeripik adalah irisan kering buah atau umbi melalui penggorengan didalam minyak nabati. Keripik pisang adalah salah satu jenis keripik yang banyak diusahakan dan disukai oleh masyarakat. Keripik ini mudah dibuat, denganbiaya murah dan perlatan sederhana. 2. BAHAN1) Pisang yang telah matang petik, masih hijau dengan sedikit warna kuning (10&#160; dari luas permukaan). Di Sumatera &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/keripik-pisang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=416&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="contentpaneopen">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<p align="justify">1. PENDAHULUAN<br />Keripik adalah irisan kering buah atau umbi melalui penggorengan didalam minyak nabati. Keripik pisang adalah salah satu jenis keripik yang banyak diusahakan dan disukai oleh masyarakat. Keripik ini mudah dibuat, dengan<br />biaya murah dan perlatan sederhana.<br />
<span id="more-416"></span>
</p>
<p align="justify">2. BAHAN<br />1) Pisang yang telah matang petik, masih hijau dengan sedikit warna kuning (10&nbsp; dari luas permukaan). Di Sumatera Barat, pisang yang paling cocok untuk keripik goreng adalah pisang togar dari Pasaman, pisang kepok tertentu dari Baso.<br />2) Minyak goreng (sawit)<br />3) Garam halus putih bersih.<br />4) Natrium metabisulfit, atau natrium bisulfit. Senyawa ini digunakan untuk mencegah terbentuknya warna kehitaman datau coklat tua pada permukaan irisan pisang.<br />5) Garam.<br />6) Asam sitrat.</p>
<p><a href="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/06/pisang.jpeg"><img src="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/06/pisang.jpeg?w=750" alt="" title="pisang"   class="aligncenter size-full wp-image-418" /></a></p>
<p align="justify">3. PERALATAN<br />1) Wajan.<br />2) Pisau dan talenan. Alat ini digunakan untuk mengiris pisang.<br />3) Peniris. Alat ini digunakan untk meniriskan keripik setelah digoreng. Peniris dapat berupa keranjang plastik, keranjang bambu atau keranjang rotan yang nyamannya jarang.</p>
<p align="justify">4. CARA PEMBUATAN<br />Pengolahan dalam Jumlah Sedikit.<br />1) Pengupasan dan pengirisan. Pisang dikupas, kemudian diiris tipis-tipis (tebal 2-3 mm) secara memanjang.<br />2) Penggorengan. Irisan harus segera digoreng. Perlu diusahakan, paling lambat 10 menit setelah diiris, irisan telah dimasukkan ke dalam minyak panas. Penggorengan dilakukan di dalam minyak bersuhu 170°C. Minyak<br />harus cukup banyak sehingga semua bahan tercelup di dalam minyak. Tiap 1 kg pisang membutuhkan 3 liter minyak goreng. Selama penggorengan, dilakukan pengadukan secara pelan-pelan. Penggorengan dilakukan sampai keripik cukup kering dan garing. Hasil penggorengan disebut dengan keripik pisang.</p>
<p align="justify">3) Penggulaan:<br />a) Penyiapan larutan gula. Gula pasir putih bersih digiling sampai halus, kemudian sebanyak 1 kg ditambah dengan 250 ml air, dan diaduk-aduk. Setelah itu larutan dipanaskan sampai mendidih. Setelah mendidih, api<br />segera dikecilkan untuk menjaga larutan gula tetap panas, tapi tidak mendidih.<br />b) Pencelupan keripik. Keripik yang baru diangkat dari minyak panas, ditiriskan sebentar (1 menit). Kemudian segera dicelupkan ke dalam larutan gula, kemudian keripik segera diangkat untuk ditiriskan dan didinginkan dengan menghamparkannya diatas alat peniris.</p>
<p align="justify">Pengolahan dalam Jumlah Banyak.<br />1) Penyiapan larutan bisulfit. Untuk membuat 1 liter larutan bisulfit diperlukan : Senyawa natrium metabisulfit atau natrium bisulfit, 3-5 gram; Asam Sitrat, 2 gram; Garam 10 gram; dan Air bersih, 1 liter. Semua bahan dicampur, dan diaduk sampai menjadi larutan yang rata.<br />2) Pengupasan dan pengirisan. Pisang dikupas, kemudian diiris tipis-tipis (tebal 2~3 mm) secara memanjang. Setiap pisang yang telah diiris, segera dicuci di dalam air bersih secara cepat dan ditiriskan. Setelah itu irisan pisang segera dimasukkan ke dalam larutan sulfit. Perendaman di dalam larutan larutan sulfit berlangsung selama 8 menit. Setelah itu irisan pisang ditiriskan.<br />3) Penggorengan. Irisan yang telah ditiriskan segera digoreng di dalam minyak bersuhu 200°c selam 3~5 menit. Minyak harus cukup banyak sehingga semua bahan tercelup di dalam minyak. Tiap 1 kg pisang membutuhkan 3 liter minyak goreng. Selama penggorengan, dilakukan pengadukan secara pelan-pelan. Penggorengan dilakukan sampai keripik cukup kering dan garing. Hasil penggorengan disebut dengan keripik pisang.<br />4) Penggulaan.<br />a) Penggulaan dengan sirup gula.<br />i. Penyiapan larutan gula. Gula pasir putih bersih digiling sampai halus, kemudian sebanyak 1 kg ditambah dengan 250 ml air, dan diadukaduk. Setelah itu larutan dipanaskan sampai mendidih. Setelah mendidih, api segera dikecilkan untuk menjaga larutan gula tetap panas, tapi tidak mendidih.<br />ii. Pencelupan dalam larutan gula. Keripik yang baru diangkat dari minyak panas, ditirkan sebentar (1 menit). Kemudian segera dicelupkan ke dalam larutan gula, diaduk sebentar agar seluruh keripik segera diangkat untuk ditiriskan dan didinginkan dengan menghamparkannya diatas alat peniris.<br />b) Penggulaan dengan gula halus. Keripik yang baru ditiriskan dan masih panas, segera ditaburi dengan tepung gula, kemudian diaduk pelan agar gula merata. Tehnik ini juga digunakan untuk menggarami keripik. </p>
<p align="justify">5) Pengemasan. Keripik dikemas di dalam kantong plastik, kemudian diseal dengan rapat. Agar keripik terlindung dari kerusakan mekanis selama penyimpanan, pengangkutan dan pemajangan, keripik harus dikemas di dalam kotak kaleng, atau kotak karton.</p>
<p align="justify">____________________ </p>
<p align="justify">Sumber : Teknologi Tepat Guna Agroindustri Kecil Sumatera Barat, Hasbullah,<br />Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat </p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/416/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=416&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/keripik-pisang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upfmacampurdarat.files.wordpress.com/2011/06/pisang.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">pisang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembuatan Nata de Coco dari Air Kelapa</title>
		<link>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/pembuatan-nata-de-coco-dari-air-kelapa/</link>
		<comments>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/pembuatan-nata-de-coco-dari-air-kelapa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2011 07:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>upfmacampurdarat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengolahan Hasil pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[feati]]></category>
		<category><![CDATA[fma]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertahuan Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Tegnology pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[tegnology tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[UP FMA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://upfmacampurdarat.wordpress.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Cara pembuatan·&#160; Saring air kelapa dengan menggunakan kain saring lalu didihkan dan dinginkan.·&#160; Campurkan gula pasir (100 g/l air kelapa), asam cuka 20 ml/l air kelapa dan bibit Acetobacter xylinum (170 ml) ke dalam air kelapa di dalam panci pencampur, lalu diaduk sampai merata. Campuran tersebut mempunyaikeasaman (pH) 3-4.·&#160; Masukkan campuran tersebut ke alam stoples &#8230; <a href="http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/pembuatan-nata-de-coco-dari-air-kelapa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#187;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=409&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="contentpaneopen">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<img src="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:NNROR-ZbDuOTKM:http://www.thefilipinoentrepreneur.com/images/nata_de_coco.jpg" vspace="5" width="145" align="left" border="0" height="145" hspace="10"/>Cara pembuatan<br />·&nbsp; Saring air kelapa dengan menggunakan kain saring lalu didihkan dan dinginkan.<br />·&nbsp; Campurkan gula pasir (100 g/l air kelapa), asam cuka 20 ml/l air kelapa dan bibit Acetobacter xylinum (170 ml) ke dalam air kelapa di dalam panci pencampur, lalu diaduk sampai merata. Campuran tersebut mempunyai<br />keasaman (pH) 3-4.<br />·&nbsp; Masukkan campuran tersebut ke alam stoples dengan tinggi campuran 4-5 cm, lalu ditutup dengan kain aring. Letakkan stoples di tempat yang bersih dan aman.<span id="more-409"></span><br />·&nbsp; Setelah 15-20 hari berlangsungnya proses fermentasi terbentuklah lapisan nata di permukaan cairan dengan ketebalan 1-2 cm. Lapisan nata dengan berat + 200 g. Cairan dibawah nata merupakan cairan bibit yang dapat digunakan untuk pembuatan nata selanjutnya.</p>
<p>Pemanenan nata<br />·&nbsp; Lapisan nata diangkat secara hati-hati dengan menggunakan garpu atau penjepit yang bersih supaya cairan di<br />bawah lapisan tidak tercemar. Cairan di bawah nata dapat digunakan sebagai cairan bibit pada pengolahan<br />berikutnya.<br />·&nbsp; Buang selaput yang menempel pada bagian bawah nata, dicuci lalu dipotong dalam bentuk kubus dengan<br />ukuran 1,5 x 1,5 x 1,5 cm dan dicuci. Tuang dan rendam potongan nata de coco dalam ember plastik <img src="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:vRPlrzvAaBcKaM:http://www.disbun.jabarprov.go.id/images/galeri/BUAH%2520KELAPA.jpg" vspace="5" width="148" align="right" border="0" height="195" hspace="10"/>selama 3<br />hari dan setiap hari air rendaman diganti. Sesudah itu, nata direbus sampai mendidih bersuhu 110oC selama 
<div align="justify">selama 10-20 menit. Tujuan perendaman dan perebusan untuk meng-hilangkan rasa asam.</div>
<div align="justify">·&nbsp; Nata dimasukkan dalam sirup lalau didihkan pada suhu 100oC + 15 menit, sesudah itu bila perlu dapat ditambahkan essens panili atau pewangi lainnya dan garam secukupnya, lalu dibiarkan selama 1 malam. Buat sirup nata dengan perbandingan untuk 3 kg produk nata potongan, diperlukan 2 kg gula dan 4,5 l air. Mula-mula gula dituangkan ke dalam air, panaskan sampai larut dan lalu saring.</div>
<div align="justify">·&nbsp; Selanjutnya nata dikemas dalam kantong plastik atau botol selai dengan perbandingan antara padatan<br />dan cairan 3:1, botol ditutup rapat, kemudian direbus dalam air mendidih selama 30 menit. Angkat dan dinginkan di udara dengan tutup terletak pada bagian bawah, slanjutnya botol diberi label dan siap untuk dipasarkan.</div>
<div align="justify"><font color="#ff0000"><strong>Pembuatan bibit nata</strong></font><br />·&nbsp; Buah nenas dikupas, dicuci sehingga dihasilkan daging nenas. Daging nenas dipotong kecil-kecil, dihancurkan, dan diambil ampasnya.</div>
<div align="justify">·&nbsp; Ampas nenas dicampur dengan gula pasir dan air masak dengan perbandingan 6:1:3 sampai merata.</div>
<div align="justify">·&nbsp; Masukkan campuran tersebut dalam stoples bersih dan tutup dalam kain saring. Diamkan selama 2-3 minggu.</div>
<div align="justify">·&nbsp; Biarkan tanpa diganggu selama 2-3 minggu hingga terbentuk lapisan putih atau bibit Acetobacter xylinum.Selanjutnya dikemas dan siap dipasarkan&#8230;.semoga berhasil &#8230;..</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/upfmacampurdarat.wordpress.com/409/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=upfmacampurdarat.wordpress.com&amp;blog=24186164&amp;post=409&amp;subd=upfmacampurdarat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://upfmacampurdarat.wordpress.com/2011/06/25/pembuatan-nata-de-coco-dari-air-kelapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db576e92acbb87cf4e12d5ff55175b46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">upfmacampurdarat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn2.google.com/images?q=tbn:NNROR-ZbDuOTKM:http://www.thefilipinoentrepreneur.com/images/nata_de_coco.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://tbn1.google.com/images?q=tbn:vRPlrzvAaBcKaM:http://www.disbun.jabarprov.go.id/images/galeri/BUAH%2520KELAPA.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
