//
you're reading...
UP FMA Daerah lain

Memotivasi Petani Melalui Workshop ARF Mendukung FMA Di Kecamatan Damsol Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah

Gambar:

ARF merupakan salah satu sarana petani untuk belajar dan melakukan penelitian dengan didampingi oleh peneliti dan penyuluh guna memecahkan permasalahan setempat. Guna memotivasi petani dalam memahami dan mencari solusi permasalahan usahatani yang dihadapi, BPTP Sulawesi Tengah bekerjasama dengan FMA di Kecamatan Damsol melaksanakan Workshop ARF Mendukung FMA. Workshop ARF Mendukung FMA dilaksanakan di BPP Karya Mukti pada tanggal 28 April 2011.

Kegiatan workshop ARF mendukung FMA diikuti 40 orang peserta, yang terdiri anggota dan pengurus FMA, Ketua Kelompoktani, Ketua Gapoktan, KTNA, penyuluh pertanian, pengawas benih, dan Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Damsol. Narasumber adalah peneliti dan penyuluh BPTP Sulawesi Tengah beserta Kepala BPP Karyamukti. Materi yang disampaikan mengenai Konsep dan Implementasi ARF pada Kegiatan FMA serta Teknologi Budidaya Ternak Sapi dengan fokus pada penggemukan.

Workshop ARF menghasilkan beberapa butir kesepakatan antara lain: hasil kegiatan ARF akan disebar oleh petani kepada sesama petani dengan prinsip partisipasi, demokratis dan berbasis kearifan lokal. Pelaku utamanya adalah petani dan penyuluh pendamping. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pencatatan, pengamatan aplikasi inovasi teknologi.

Inovasi teknologi yang dicatat dan diamati adalah teknologi budidaya ternak sapi. Teknologi ini mensyaratkan antara lain:

1) perkandangan sesuai syarat teknis kandang yang baik yaitu dengan ukuran 1,8 x 2 meter (untuk sapi jantan) dan 1,5 x 2 meter (untuk sapi betina). Kandang dilengkapi tempat pakan ukuran lebar atas 50 cm, lebar bawah 40 cm, tinggi 60 cm luar dan dalam 50 cm.

2) Pakan yang diberikan berupa hijauan rumput unggulan seperti Rumput Gajah, Setaria, Raja dan konsentrat seperti dedak padi. Pemberian pakan berdasarkan Bobot Badan (BB) sebanyak 10% berdasarkan bahan segar atau 2,5-3% berdasarkan bahan kering. Penaksiran BB dilakukan dengan mengukur ukuran tubuh ternak yakni:(panjang badan x lingkar dada2) : 11045 (untuk jantan) & (panjang badan x lingkar dada2) : 11050 (untuk betina). Pencatatan hasil peningkatan BB setiap akhir bulan.

3) Vaksinasi dilakukan secara rutin.

4) Pemasaran ternak sapi di Kecamatan Damsol dilakukan oleh kelompoktani/Gapoktan dengan menjalin kemitraan dengan pengusaha.

About upfmacampurdarat

Program Pemberdayaan Petani Melalui Tegnology Informasi

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Kategori

Kalender FMA Campurdarat

Juni 2011
S S R K J S M
    Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
%d blogger menyukai ini: